Kamis, 05 Juli 2018

Late Night Texts


I have been seeing this girl for around 9 months now. She is a wonderful person, always been the light of my day. She has her quirks, but everyone does; that is just what makes us who we are. One of quirks is her sleep texting. I will wake up in the morning to usually 3 or 4 text messages from her. Most of the time it is just a gargled message of auto-corrects and letters jumbled into nonsensible words. Most of the time.

That was until last night. It was around 3 AM I believe, when I was woken by my phone vibrating. I rolled ever and picked my phone up to Bee that I had received a text from my girlfriend. A part of me thought about not even looking to it and just going back to sleep. The paranoid, anxiety driven part of me however, wanted to know if something was wrong. So I opened the text message.

"Tom."

That was all it said. I found this particularly odd for several reasons. One being that the message made decent sense; I mean tt was my name. However, my girlfriend never calls me Tom it is always Thornas. My curiosity got the better of me and I responded. Almost in'rnediateIy after I sent the text, I received one

"Help"

The hair stood up on the back of my spine. I felt a oold shiver and my stomach tossed. I immediately stood up, got changed and got into my car. It was only a short drive to her house, but if felt like hours. I decided I would phone her on the way to her house.

Fling...Fling...Fling

The line connected. On the other side I couldn't hear anything except for heavy breathing. l said hello several times, as panic and fear overtook me.

As I said hello for the fourth time I heard something. I heard the sound of feet shuffling and then a deep, loud, hysterical laugh. I screamed into thephone dernanding to knew who had my girlfriend's phone. But it was too late, they hung up. I arrived at my girlfriend's house at this time.

I threw my oar into park and ran up her walkway. I unlocked the door quicker then I ever have before. I ran into her room expecting a horrible scene.

What I saw next blew me away. My girlfriend was lying in her bed, sleeping. I slowly walked towards her and woke her up. As she awoke she was surprised to see me, which I found incredibly Odd. I asked her if she was alright and she responded with ‘yes’ in a quiet annoyed tone. I checked her phone but there was no record of the text messages, or the phone calls. I checked underneath her bed, and the rest of the house. But I didn’t find anything out of the ordinary. Was I just imagining things? Did I imagine all the text messages and the phone call? I was hopeless, I stayed with my girlfriend for about an hour, who fell back into deep sleep almost immediately. When my panic and anxiety slowly died down, I stood up from her bed and showed my way out of the house. As I walked down the path I ran through what just occurred over and over again in rny mind.

The drive home still took longer than usual. My mind still was racing over the possible scenarios that could have played out. As I pulled into the driveway I felt the vibration of my phone in my jean pocket. Fear once again crept up on me as I slid open the message from my girlfriend.

"You forgot to check the Closet"

Bahasa Indonesia
Aku  telah berkenalan dengan gadis ini sekitar 9 bulan. Dia adalah orang yang luar biasa, selalu membuatku bersemangat melewati hari-hariku. Dia memiliki kebiasaan aneh, tetapi semua orang juga begitu; itulah yang membuat kita berbeda dengan orang lain. Salah satu keanehannya adalah SMS-nya menjelang tidur. Aku akan bangun di pagi hari seperti biasa dan mendapati 3 atau 4 pesan SMS darinya. Sebagian besar  hanya pesan berkondisi auto-koreksi dan kata-kata campur aduk yang tidak masuk akal.

Sampai tadi malam, sekitar jam 3 pagi kalau tidak salah, waktu aku dibangunkan oleh teleponku yang bergetar. Aku berguling dan mengangkat telepon yang memberitahukan bahwa aku telah menerima pesan SMS dari pacarku. Sebagian diriku berpikir untuk tidak melihatnya  dan kembali tidur. Namun, bagian diriku yang paranoid merasa cemas, ingin tahu apakah ada sesuatu yang salah. Jadi aku membuka pesan teks.

"Tom."

Itu saja yang dikatakannya. Aku rasa ini sangat aneh karena beberapa alasan. Memang ini masuk akal; Maksudku adalah bahwa itu memang namaku. Namun, pacarku tidak pernah memanggilku dengan Tom, biasanya dia memanggilku dengan Thornas. Keingintahuanku semakin dalam dan aku menjawab. Hampir bersamaan dengan waktu aku mengirim pesan, ada pesan balasan.

"Tolong."

Rambut kudukku berdiri. Aku merasa menggigil dan perutku mulas. Segera aku berdiri, berganti baju dan masuk ke mobil. Jarak rumahku ke tempatnya sebenarnya dekat, tetapi aku nerasa seperti berjam-jam. Aku memutuskan untuk meneleponnya dalam perjalanan ke rumahnya.

Kring...Kring...Kring

Telopon tersambung. Diseberang sana aku tidak bisa mendengar apapun kecuali untuk napas berat. Aku menyapa beberapa kali, karena kepanikan dan ketakutan menguasai diriku.

Ketika aku menyapa untuk keempat kalinya aku mendengar sesuatu. Aku mendengar suara kaki terseok-seok dan kemudian tawa keras, histeris, keras. Aku berteriak ke telepon untuk mengetahui siapa yang sedang memegang ponsel pacarku. Tapi sudah terlambat, siapapun itu telah menutup telepon. Aku sampai di rumah pacarku.

Aku berlari secepatnya ke arah rumah pacarku lewat jalan setapak. Kubuka kunci pintu lebih cepat dari sebelumnya, berlari ke kamarnya, mengharapkan pemandangan yang mengerikan.

Tapi apa yang aku lihat selanjutnya membuatku terpana. Pacarku sedang berbaring di tempat tidurnya, tidur. Aku perlahan berjalan ke arahnya dan membangunkannya. Saat dia bangun dia terkejut melihatku, kenyataan ini sangat aneh. Aku bertanya apakah dia baik-baik saja dan dia menjawab dengan 'ya' dengan nada kesal yang tenang. Aku memeriksa teleponnya tetapi tidak ada catatan pesan teks, atau panggilan telepon. Aku memeriksa bagian bawah tempat tidurnya, dan sisa rumah. Tetapi tidak ada apa-apa. Apakah aku berkhayal? Apakah aku meremehkan semua pesan teks dan panggilan telepon? Aku menemani pacarku selama sekitar satu jam, yang segera kembali tertidur nyenyak. Ketika kepanikan dan kecemasanku perlahan-lahan mereda, aku berdiri dan merapikan tempat tidurnya dan berjalan ke luar rumah. Saat aku sedang berjalan di jalan setapak, aku memikirkan kejadian tadi berulang-ulang.

Perjalanan pulang memakan waktu yang lebih lama. Pikiranku masih berpacu dengan kemungkinan-kemungkinan skenario yang mungkin terjadi. Ketika aku berhenti di jalan masuk rumahku, aku merasakan teleponnku bergetar di saku celanaku. Ketakutan sekali lagi merayapiku ketika aku membuka pesan dari pacarku.

"Kamu lupa memeriksa Lemari."

story by ThePanicPanda77

Late Night Texts Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar