Rabu, 16 November 2016

The Only Child


She didn't hesitate dropping her 5-year old from that bridge into the unforgiving rocks some 80 feet below. She was perfect, so is her husband, having an ugly son is unacceptable.Her husband was devastated, while she did a lot of faking.

A year passed and she gave birth to another, but this time it's a beautiful baby girl. He was once again, satisfied and at last she too.

Some 5 years later she had a walk with her daughter it that familiar bridge. Midway through, her daughter hugged her very tightly.

"What's wrong sweetie?"  she asked.

Her daughter replied with whimper, "I'm scared, so scared. I love you mommy. I've always love you."

"Oh, I love you too sweetheart. But what are you afraid of?"

"I'm afraid you'll drop me off this bridge, again."

Indonesian:
Dia tidak ragu menjatuhkan anak umur lima tahunnya dari jembatan itu ke dalam barisan batu-batu dibawahnya dari ketinggian 80 feet. Dia sempurna, begitu juga suaminya, memiliki anak laki-laki jelek jelas tidak dapat diterima. Suaminya hancur, sedangkan ia berputa-pura tidak demikian.

Beberapa tahun kemudian ia melahirkan bayi lagi, tapi kali ini seorang bayi yang cantik.Sekali lagi pria itu puas, begitu juga istrinya.

Lima tahun berlalu, wanita itu dan anak perempuannya berjalan-jalan di jembatan tempat wanita itu menjatuhkan anaknya yang terdahulu. Di tengah perjalanan, anaknya memeluknya erat-erat.

"Ada apa sayang?" dia bertanya.

Anaknya menjawab dengan merengek, "Aku takut, sangat takut. Aku mencintaimu Mami. Aku selalu mencintaimu."

"Aku juga sayang. Tapi apa yang kamu takutkan?"

"Aku takut Mami menjatuhkan aku lagi dari jembatan ini."

*Story by TheSinkingDread

The Only Child Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar