Senin, 14 Agustus 2017

The Ghost Blimp


Nothing seem out of the ordinary on August 16, 1942 when Lieutenant Ernest Cody (27 years old) and Ensign Charles Adams (38 years old) took flight aboard Navy blimp L-8 at 6 am in search of Japanese submarines off the coast of San Francisco. Shortly after their departure, however, they spotted an oil slick near the Farallon Islands. Such slicks could mean a submarine lurked beneath the waters. He informed the base that he was going to investigate the area. This was the last time that radio communication was made with the ghost blimp.

Individuals on a beach near the area of San Francisco stated that they saw a blimp flying exceptionally low. They gave statements that said that the vessel apparently got stuck on some rocks and then was able to dislodge itself from the predicament. A few hours later, the blimp had drifted inland. It sideswiped a house in Daly City before crashing down with no one inside.
 

Nothing was found to be wrong with the blimp's radio or the engine and none of the lifeboats or parachute were missing, only the life vests were missing, it was common for men to wear these when sailing over water. The door was open and fixed by a latch to the outside of the car to keep it open. Typically, this door would never be opened during flight and it could only be opened from the inside by the crew.The blimp was repaired and continued to fly without incident until 1982. As for Cody and Adams? They were never heard from again.

Bahasa Indonesia:
Segalanya tampak seperti biasa pada tanggal 16 Agustus 1942 ketika Letnan Ernest Cody (27 tahun) dan Ensign Charles Adams (38 tahun) menerbangkan balon terbang milik Angkatan Laut L-8 pada jam 6 pagi hari untuk mencari kapal selam Jepang di lepas pantai San Francisco. Namun demikian, beberapa saat setelah keberangkatan, mereka melihat minyak mengambang di air dekat kepulauan Farallon. Minyak mengambang seperti ini dapat saja merupakan tanda ada kapal selam di bawah air. Dia melaporkan pada pangkalan bahwa dia akan menyelidiki area itu. Ini adalah komunikasi radio terakhir kali dengan awak balon udara.

Beberapa saksi mata di tepi pantai mengatakan bahwa mereka melihat balon udara terbang sangat rendah dan tampak seperti tersangkut pada bebatuan. Tetapi lantas dapat membebaskan diri dan terbang ke arah timur dalam keadaan motor mati. Beberapa jam kemudian, balon udara mereka mengapung-apung di pedalaman. Balon itu menabrak dua mobil dan menyapu sebuah rumah di Daly City sebelum rusak dan jatuh. Orang-orang yang melihat dan para petugas penyelamat bergegas ke lokasi untuk mencari pilot dan awak lainnya tetapi tak seorang pun ada di dalamnya.

Tak ada yang salah dengan balon udara itu. Alat komunikasi radio pun juga baik-baik saja. Dan mesin pun juga tak mengalami masalah apa-apa. Hanya pelampung penyelamat yang tidak ada, ini normal karena pelampung dipakai saat berenang di air. Pintu pesawat terbuka dan terkunci dengan gerendel di bagian luar. Pintu ini biasanya tak dibuka selama penerbangan dan hanya dapat dibuka oleh awak pesawat di dalam. Balon udara itu diperbaiki dan dipakai kembali sampai tahun 1982.  Nasib Cody dan Adams tak diketahui.

The Ghost Blimp Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yohanes Octa

0 komentar:

Posting Komentar